Kini, laptop biasa, laptop touchscreen, atau laptop 2 in 1 semakin mudah ditemukan di toko komputer dan marketplace dengan sesuai kebutuhan. Disana banyak sekali jenis dan series Processor Intel yang bertebaran di laptop. Ini dibuat berdasarkan membaca referensi tentang Processor Intel dan pengalaman pribadi yang memungkinkan ada yang berbeda dari yang diceritakan oleh penulis.
Seringkali terjadi tidak sesuai ekspektasi setelah membeli laptop dengan harga murah tanpa memperhatikan jenis dan series Processor yang digunakan. Ada beberapa contoh dengan sebagai berikut:
- Kamu ingin bermain game berat tetapi membeli laptop yang Processor Celeron atau Atom yang dimana kamu tidak akan nyaman bermain game berat dengan laptop berisi chipset tersebut.
- Kamu membeli laptop Gaming tetapi tidak sesuai ekspektasi dengan ketahanan baterai laptop.
- Kamu membeli laptop yang chipset berbasis ARM seperti Snapdragon tetapi tidak sesuai ekspektasi karena menggunakan sistem operasi Windows beserta belum banyak aplikasi yang support Windows ARM.
- Dan sebagainya.
Jadi, sebelum kamu membeli laptop itu harus memperhatikan kebutuhan dan mobilitas kamu dalam kegiatan sehari-hari agar tidak berujung "tidak sesuai ekspektasi" setelah membeli laptop tersebut.
Penulis memberikan beberapa tips sebelum membeli laptop dengan sesuai kebutuhan yang berdasarkan jenis dan series Processor yakni
1. Processor Intel Atom
Laptop dengan processor Intel Atom yang merupakan salah satu laptop yang biasanya digunakan untuk aktivitas dan mobilitas di luar ruangan. Processor ini biasanya ditemukan laptop yang dibawah 14 inci dengan tujuan agar bisa dibawa kemana-mana. Tidak hanya diperuntukkan laptop saja, processor ini juga bisa ditemukan dalam bentuk Tablet Windows. Kapasitas RAM yang bisa maksimal diberikan laptop atau tablet dengan processor ini sebesar 4 GB.
Ketahanan baterai dalam pemakaian Screen OnTime ini bisa sampai dengan 12 jam yang terdapat pada laptop tersebut. Untuk harga laptop atau tablet mobile dikatakan murah banget bahkan ada yang menjual dibawah 2 juta dalam unit baru. Hal ini cocok untuk kamu yang mencari laptop yang hemat daya listrik.
List Kebutuhan yang cocok dengan processor ini:
- Kebutuhan menulis atau mengetik.
- Perangkat yang bisa dibawa kemana-mana alias portable.
- Budget pas-pas.
- Laptop yang ukuran layar kecil dan bobot ringan.
- Keperluan admin olshop dengan catatan tidak mengedit konten pakai aplikasi berat seperti Adobe Family.
- Ngoding web yang masih pemula atau amatir.
- Menonton streaming video.
- Menunjang pendidikan seperti pelajar SD, SMP, dan SMA.
- Mencoba belajar membangun homeserver.
2. Processor Intel Celeron
Laptop yang paling banyak ditemukan dimana-mana dengan harga murah dan biasanya dibutuhkan untuk pekerjaan ringan seperti halnya dengan processor Atom. Bedanya, ada beberapa laptop yang menggunakan Intel Celeron itu support fitur VT (Virtualization Technology) yang dimana kamu bisa install emulator Android atau emulator lainnya. Tidak hanya diperuntukkan laptop saja, processor ini juga bisa ditemukan dalam bentuk Tablet Windows. Kapasitas RAM yang bisa maksimal diberikan laptop atau tablet dengan processor ini sebesar 12 GB.
Ketahanan baterai dalam pemakaian Screen OnTime ini bisa sampai dengan 10 jam yang terdapat pada laptop tersebut. Untuk harga laptop atau tablet mobile dikatakan murah banget bahkan ada yang menjual mulai dari 2 juta dalam unit baru.
List Kebutuhan yang cocok dengan processor ini:
- Kebutuhan menulis atau mengetik.
- Perangkat yang bisa dibawa kemana-mana alias portable.
- Budget pas-pas.
- Laptop yang ukuran layar kecil dan bobot ringan.
- Keperluan admin olshop dengan catatan tidak mengedit konten pakai aplikasi berat seperti Adobe Family.
- Main game ringan.
- Ngoding web yang masih pemula atau amatir.
- Menonton streaming video.
- Menunjang pendidikan seperti pelajar SD, SMP, dan SMA.
- Menunjang pendidikan mahasiswa yang bersifat kepenulisan atau skripsi yang tidak membutuhkan software kelas berat.
3. Processor Intel Pentium
Laptop yang paling banyak ditemukan dimana-mana dengan harga lebih mahal dan biasanya dibutuhkan untuk pekerjaan ringan seperti halnya dengan processor Celeron. Processor ini bisa dikatakan kemampuan performa yang serba tanggung. Ibaratnya, kamu ingin membeli laptop Core i3 atau i5 Gen lawas tetapi harga murah karena kemampuan kecepatan clock processor dasar hampir sama dengan Core i3 atau Core i5 gen lawas. Processor ini support fitur VT (Virtualization Technology) yang dimana kamu bisa install emulator Android atau emulator lainnya. Tidak hanya diperuntukkan laptop saja, processor ini juga bisa ditemukan dalam bentuk Tablet Windows. Kapasitas RAM yang bisa maksimal diberikan laptop atau tablet dengan processor ini sebesar 12 GB.
Ketahanan baterai dalam pemakaian Screen OnTime ini bisa sampai dengan 5 - 7 jam yang terdapat pada laptop tersebut. Untuk harga laptop atau tablet mobile dikatakan murah banget bahkan ada yang menjual mulai dari 3 juta dalam unit baru. Itupun, jarang ditemukan laptop atau tablet yang processor Intel Pentium.
List Kebutuhan yang cocok dengan processor ini:
- Kebutuhan menulis atau mengetik.
- Perangkat yang bisa dibawa kemana-mana alias portable.
- Budget pas-pas.
- Laptop yang ukuran layar kecil dan bobot ringan.
- Keperluan admin olshop dengan catatan tidak mengedit konten pakai aplikasi berat seperti Adobe Family.
- Main game ringan.
- Ngoding web dan/atau desktop app yang masih pemula atau amatir.
- Menonton streaming video.
- Menunjang pendidikan seperti pelajar SD, SMP, dan SMA.
- Menunjang pendidikan mahasiswa yang bersifat kepenulisan atau skripsi yang tidak membutuhkan software kelas berat.
- Produktivitas multimedia kelas rendah seperti edit video pakai CapCut atau edit foto pakai Inkscape, dan sebagainya.
- Kelola Speadsheets dengan bantuan Macro yang melibatkan banyak.
4. Processor Intel Core M Series
Processor ini merupakan Intel Core i versi lite yang dimana biasanya ditemukan pada laptop 2 in 1 atau tablet Windows. Processor ini memiliki sistem hemat daya sehingga tidak dapat dikerjakan dengan aplikasi kelas berat seperti rendering video dengan kualitas resolusi video yang tinggi dalam membutuhkan waktu yamg cukup lama. Processor ini juga ditemukan di laptop yang tipe notebook berukuran dibawah 14 inci.
Padahal, dari segi kemampuan kecepatan clock processor dasar itu hampir sama dengan Celeron bahkan lebih rendah dari Celeron. Memang, processor tipe ini biasanya digunakan untuk mobilitas atau aktivitas di luar ruangan yang bersifat portable. Hal ini cocok untuk kamu mencari laptop atau tablet Core i3 atau kawan-kawan tetapi keperluan mobilitas dan portable.
Sebenarnya, performa kinerja dari Processor ini lebih rendah dari Core iX apapun tetapi harga laptop atau tablet jauh lebih mahal dari Core iX. Hal ini disebabkan processor ini memang diperuntukkan untuk produktivitas yang bersifat portable (dibawa kemana-mana).
List Kebutuhan yang cocok dengan processor ini:
- Kebutuhan menulis atau mengetik.
- Perangkat yang bisa dibawa kemana-mana alias portable.
- Budget pas-pas.
- Laptop yang ukuran layar kecil dan bobot ringan.
- Keperluan admin olshop dengan catatan tidak mengedit konten pakai aplikasi berat seperti Adobe Family.
- Main game ringan.
- Ngoding web dan/atau desktop app yang masih pemula atau amatir.
- Menonton streaming video.
- Menunjang pendidikan seperti pelajar SD, SMP, dan SMA.
- Menunjang pendidikan mahasiswa yang bersifat kepenulisan atau skripsi yang tidak membutuhkan software kelas berat.
- Produktivitas multimedia kelas rendah seperti edit video pakai CapCut atau edit foto pakai Inkscape, dan sebagainya.
- Kelola Speadsheets dengan bantuan Macro yang melibatkan banyak.
*X = angka tipe dari Core i
5. Processor Intel Core i Series
Processor ini merupakan chipset yang terbanyak ditemukan di laptop dengan berbagai fungsi baik itu laptop biasa, laptop 2 in 1, maupun tablet Windows. Disini lumayan tricky dalam membeli laptop dengan menggunakan processor Intel Core i Series yang terdiri dari Core i3, Core i5, Core i7, dan Core i9. Setiap series memiliki banyak generasi dari gen 1 sampai gen 14 (ditambah dengan NPU).
Selain itu, processor ini banyak ditemukan huruf series (prefix) yang berbeda antara "H", "M", "HQ", "K", "Y", "U", dan "P". Setiap huruf series tersebut memiliki segmen laptop yang berbeda berdasarkan kebutuhan dalam produktivitas digital. Penulis memberikan beberapa referensi sebelum membeli laptop dengan processor Intel Core i Series berdasarkan tipe hurufnya.
List Referensi
- "Y" = Laptop yang digunakan untuk pekerjaan ringan seperti office, browsing, reader, dan streaming tetapi membutuhkan ketahanan baterai yang lama.
- "U" = Laptop jaman now yang digunakan untuk pekerjaan ringan dan umum. Tipe ini kurang rekomendasi untuk bermain game kelas berat atau multimedia kelas berat seperti Adobe Premiere Pro, Blender 3D, dkk.
- "P" = Laptop gaming khusus laptop jadul yang diperuntukkan untuk pekerjaan berat yang bisa dilihat dari laptop yang ukuran besar (karena terdapat banyak slot kosong seperti slot RAM, Storage, dsb) dan layar diatas 15,6 inci.
- "K" = Laptop gaming khusus laptop jaman now yang diperuntukkan untuk pekerjaan berat yang bisa dilihat dari laptop yang ukuran besar (karena terdapat banyak slot kosong seperti slot RAM, Storage, dsb) dan layar diatas 15,6 inci.
- "M" = Laptop jadul yang digunakan untuk pekerjaan ringan dan umum. Tipe ini kurang rekomendasi untuk bermain game kelas berat atau multimedia kelas berat seperti Adobe Premiere Pro, Blender 3D, dkk.
- "H" = Laptop gaming khusus laptop jaman now yang diperuntukkan untuk pekerjaan berat yang bisa dilihat dari laptop yang ukuran besar (karena terdapat banyak slot kosong seperti slot RAM, Storage, dsb) dan layar diatas 15,6 inci.
- "HQ" = Laptop gaming hampir mirip dengan huruf series "H" khusus laptop jaman now yang diperuntukkan untuk pekerjaan berat yang bisa dilihat dari laptop yang ukuran besar (karena terdapat banyak slot kosong seperti slot RAM, Storage, dsb) dan layar diatas 15,6 inci.
6. Processor Intel Xeon
Processor ini biasanya digunakan untuk produktivitas bisnis lebih tinggi seperti membangun server atau cloud sendiri dengan skala besar. Harga dari laptop yang menggunakan processor ini sangat mahal yang dimulai dari 10 jutaan. Jadi, jarang orang yang menggunakan laptop yang processor Intel Xeon untuk keperluan mobilitas yang rendah.
Jadi, kamu bisa memilih processor Intel yang ada di dalam laptop dengan sesuai dengan kebutuhan dan / atau budget. Namun, kamu harus memperhatikan dari kebutuhan kamu sebelum membeli laptop. Contoh, kamu ingin bermain game berat, maka tidak cocok kamu membeli laptop yang processor Intel Atom, Celeron, atau Pentium.
Semoga bermanfaat...


0 Komentar